Benih Pasukan Dajjal di Rumah Kita

Saudara-saudaraku yang dimuliakan Allah, tanda-tanda hari kiamat telah banyak yang muncul dimukan bumi, dan lebih dari 200 hadits shahih mengabarkan tentang kemunculan Dajjal yang akan menebarkan kemungkaran di Barat dan timur, dan kemunculan Dajjal adalah sebelum kebangkitan Isa bin Maryam sebagaimana dijelaskan dalam bebrapa hadist dari shahihain, dan Dajjal akan menguasai seluruh dunia kecuali Makkah dan Madinah yang terjaga oleh para malaikat. Dajjal akan muncul sebagai pemimpin kekerasan, dan para pengikutnya tentunya orang-orang bengis dan kejam, pasukannya adalah pasukan penebar maut dan meluluh lantahkan dunia ini dengan kekejaman dan pembantaian bagi mereka yang menolak untuk beriman padanya.

Dajjal bukanlah diumpamakan oleh penafsiran kelompok liberal, yaitu berupa Negara adidaya, atau politikus dlsb, Dajjal adalah Makhluk yang buta sebelah matanya, demikian dijelaskan dalam Nash yang jelas pada Shahihain Buhkhari dan Muslim. Dajjal ini tentunya mempunyai pengikut, siapakah pengikutnya?, tentunya manusia, bisa dari keluarga kita, atau bisa dari keturunan kita, bisa dari tetangga kita, dan bisa dari golongan manapun dari keturunan Adam as, dan Dajjal ini muncul sebagai pembawa fitnah merusak Ummat Muhammad saw untuk tenggelam dalam kekufuran, Ketika kita meyakini bahwa dajjal akan muncul dengan pasukan dan “jamaahnya”, maka logika kita memahami bahwa kita harus waspada, siapakah kiranya calon pengikut dajjal ini?, kita memahami bahwa Dajjal ini Pemimpin kekerasan, kebengisan yang tak pernah mengenal akhlak dan kasih sayang, tentunya pengikutnya pun demikian.., orang-orang yang keras dan di Tarbiyah dengan kekerasan dan kekejaman, mereka orang-orang yang beridolakan manusia-manusia yang bengis dan tak mengenal kasih sayang.. Nah.. mereka itulah tentunya calon-calon pasukan Dajjal.

Suatu pagi, saya tak sengaja melihat berita di televisi, saya terperanjat.., anak-anak kecil dan bocah di hampir seluruh nusantara ini kena penyakit wabah yang sangat mengerikan, yaitu pecandu “smack down”, mereka membunuh dengan tenang sambil becanda, jatuh banyak korban, ada yang wafat, ada yang luka-luka, kenapa mereka bocah-bocah cilik ini??, berkelahi??, tawuran??, demo??, ternyata mereka hanya main-main dan bercanda.

Bercanda dan bermain yang membawa kematian?!, Hatiku bergetar.. naudzubillah dari adik-adik ini.., mereka sudah menjadi pembunuh kejam sejak masih jadi bocah, bahkan mereka lebih keji dan sadis dari pembunuh berdarah dingin.., mengapa?, karena mereka membunuh sambil bercanda, wajah-wajah polos yang tak pernah berbuat kenakalan remaja itu kini menjadi pembunuh.. salah satu dosa terbesar setelah menduakan Allah, dosa membunuh lebih besar dari zina, mabuk dan lainnya. Kita akan berkata : “Yah.. itu kan mereka main-main dan tak sengaja”, saudaraku Demi Allah, main-main dan tak sengaja itu yang lebih berbahaya, karena mereka sudah mulai menganggap remeh membunuh temannya dari sejak kecil.. Mereka beridolakan kaum barbar, kelompok manusia biadab yang tak mengenal kasih sayang, kumpulan ratusan kafir yang tak suka dengan kelembutan, bersorak sorai menyaksikan pembantaian dan kekerasan..

Adik-adik kita, anak-anak kita.., idola mereka adalah kelompok barbar itu.., mereka kenal dan hafal nama-namanya, naudzubillah kalau mereka ditunjukkan wajah-wajah barbar itu dihari kiamat niscaya mereka akan mengenalinya..

Satu hal yang merobek hatiku adalah ketika kulihat di layar televisi itu foto-foto mereka kaum barbar yang wajahnya sadis dan menakutkan itu sudah dihafal dengan baik oleh mereka anak-anak SD, mereka mengenali wajah-wajahnya, sudah terpahat di hati mereka wajah-wajah itu, barangkali mereka tidur pun mimpi jumpa dan bersahabat dengan mereka, angan-angan dan hayalan anak-anak kita adalah menjadi barbar seperti itu, dengan potongan rambut yang sama, dengan tingkah yang sama, dengan kebengisan yang sama, dengan kebejatan yang sama.

Barangkali bocah-bocah muslimin masa kini jijik dengan peci putih, jijik dengan majelis taklim, jijik dengan sarung dan sejadah, mereka sudah berotak barbar dan biadab, anda tak percaya?, coba berikan hadiah pada mereka dua hadiah, yaitu sajadah.., atau topeng wajah si barbar, mana yang mereka pilih? Pilihkan pada mereka, mau hadir majelis taklim atau nonton smack down?, mana yang mereka pilih?, ah barangkali mereka memang lebih suka main, itu kan wajar.. Coba pilihkan, mau nonton smack down atau dibelikan ice cream, mobil2an, coklat.., mana yang mereka pilih?. Coba pilihkan, ingin jumpa Rasulullah saw atau ingin jumpa mereka??

Generasi bocah dan pemuda kita ini besar kemungkinan akan jumpa dengan masa kebangkitan Dajjal, mereka sudah terbiasa dengan idola manusia hero nan buas, beda dengan superman yang tokoh hero masa dulu, berupa manusia heroic yang berbudi baik namun membuka auratnya, kini idola mereka jauh lebih buruk, manusia heroic berhati iblis, membantai teman sendiri, menyerang dari belakang dengan licik, menyiksa teman yang sudah roboh tak berdaya, berlaga ditengah kerasnya musik, inilah tarbiyah smack down yang merupakan kedok orang yahudi untuk menghancurkan generasi belia muslimin masa kini.

Pemudanya sudah hancur dengan narkotika, bisa kita bayangkan generasi pemimpin masa datang adalah generasi gangster dan pemimpin pemimpin Negara muslimin terbesar ini kelak adalah pecandu narkotika, dan generasi setelah mereka menyusul generasi Barbar, sadis, pembunuh, penyiksa, licik, dan berkiblat dan beridolakan orang-orang kejam, Lalu muncullah dajjal, disambut hangat oleh para pengikutnya, dajjal yang menawarkan kenikmatan, kekejaman, kelicikan, dan kekuasaan..

Ketika kulihat anak-anak dan adik-adik dirumah-rumah muslimin.. benih-benih sifat pengikut dajjal mulai ditumbuhkan disanubari mereka.. dan hasilnya jelas terlihat, smack down ini baru kira-kira kurang dari satu tahun dikenalkan di negara kita, sudah banyak korban kematian, cidera dll, menunjukkan hasil yang gemilang untuk menghancurkan generasi belia muslimin.. mereka berhasil.. Tanggung jawab ada pada setiap ayah dan ibu.., adakah ayah dan ibu mengenalkan idola agung untuk anaknya?.

Saudara-saudaraku, Majelis dakwah kita ini terus berjuang siang dan malam mengajak masayarakat beridolakan nabi Muhammad saw, kita sudah mengkordinir 66 majelis berupa masjid, musholla, majelis taklim, dll untuk terus dikunjungi secara berkala untuk membangkitkan muslimin agar mencintai Rasul saw, kita terus berjuang, siang dan malam tanpa mengenal lelah, hujan dan panas tak menghalangi kami bersama para pemuda untuk terus mengibarkan Panji Dakwah Muhammad saw setiap malamnya, telah terkordinir ribuan pemuda, ribuan bocah dan anak-anak yang beridolakan Rasul saw, mencintai sunnah, mencintai shalawat, mencintai sahabat.

Maka kuseru saudara-saudara muslimin sekalian untuk bersama-sama mengambil andil dalam dakwah ini, dengan pemikirannya, dengan keahliannya, dengan jabatannya, dengan hartanya, dengan tenaganya, dengan doa dan munajatnya, agar dakwah ini terus maju, Buktikan Cintamu pada Rasulullah saw, buktikan baktimu pada Muhammad saw, Jadikan baktimu pada Nabi saw terpahat pada usiamu, jadikan baktimu pada Nabi saw terpahat pada jabatanmu, jadikan baktimu pada Nabi saw terpahat pada keahlianmu, jadikan baktimu pada Nabi saw terpahat pada hartamu, jadikan baktimu pada Nabi saw terpahat pada bibirmu, termuliakanlah sebagaimana para sahabat termuliakan dengan Bakti mereka pada Rasulullah saw.

Bayang-bayang generasi Pasukan Dajjal sudah mulai terlihat, namun bayang-bayang generasi pasukan pembela sunnah yang akan melawan Dajjal pun mulai terlihat.

(Majelis Rasulullah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: